Wednesday, 4 November 2015

Inilah Penembakan Paling Brutal di Dunia

Beberapa waktu yang lalu, Marsin Samani alias Japra (40) tewas di tangan seorang oknum TNI AD, berpangkat Sersan Dua, YH. Japra meninggal seketika sesaat setelah timah panas menembus pelipisnya. Peristiwa yang mengenaskan itu terjadi di Jalan Raya Mayor Oking, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor yang saat itu sedang ramai disesaki oleh masyarakat.

Pelaku menembak Japra karena kesal dengan ulah berkendara korban yang dinilai ugal-ugalan. Karena tidak terima dengan ulah tersebut, YH langsung melepaskan tembakan ke arah wajah Japra dan seketika saja Japra meninggal dunia. Tentunya kejadian seperti ini bukan terjadi kali ini saja, sudah banyak sekali orang yang meninggal dunia secara "cuma-cuma" dikarenakan senjata berapi. Berikut ini kami rangkum beberapa penembakan brutal yang pernah terjadi diseluruh dunia:

Penembakan di State University
Cho Seung-Hui, 23 tahun adalah seorang sarjana di Virginia Polytechnic Institute di State University, ia menembak 32 temannya di asrama dan ruang kelas di Virginia Tech, di Blacksburg. Akibat peristiwa ini, 25 orang terluka.
penembakan juga dikenal sebagai pembantaian Virginia Tech adalah penembakan sekolah yang berlangsung pada tanggal 16 April 2007, di kampus Virginia Polytechnic Institute dan State University di Blacksburg, Virginia, Amerika Serikat. Seung-Hui Cho, seorang senior di Virginia Tech, menembak dan membunuh 32 orang dan melukai 17 lainnya dalam dua serangan terpisah (enam orang lain terluka dan melarikan diri lewat jendela kelas), sekitar dua jam kemudian, kejadian ini tercacat sebagai penembakan insiden paling mematikan oleh seorang pria bersenjata tunggal dalam sejarah AS dan menjadi salah satu penembakan yang paling mematikan oleh seorang pria bersenjata tunggal di seluruh dunia.

Peristiwa ini mendapat liputan media internasional dan mengundang kecaman luas dari berbagai negara yang memicu perdebatan sengit tentang kekerasan senjata, undang-undang senjata, kesenjangan dalam sistem AS. Cho sebelumnya telah di diagnosis mengidap gangguan mental yang parah. Selama belajar di sekolah menengah dan sekolah tinggi ia mendapat terapi dan dukungan pendidikan khusus. Setelah lulus dari sekolah tinggi, Cho terdaftar di Virginia Tech. Namun Virginia Tech tidak menyadari kalau Cho memiliki catatan buruk dengan mentalnya. Pada tahun 2005, Cho mendapat tuduhan telah menguntit dua siswa perempuan Setelah penyelidikan keadilan khusus Virginia menyatakan Cho sakit mental dan memerintahkan dia untuk mendapatkan perawatan namun kemudian ia mendapat ijin untuk memiliki senjata. Akibat peristiwa penembakan ini negara bagian Virginia diminta untuk memperketat proses kepemilikan senjata bagi individu yang sudah mendapatkan catatan hukum dan bagi orang dengan kelainan mental.

Penembakan Beltway
John Allen Muhammad dan Lee Boyd Malvo menewaskan 10 orang. Serangan ini kemudian dikenal dengan Beltway Sniper. Muhammad dan Malvo kemudian divonis hukuman seumur hidup tanpa ada kemungkinan pembebasan bersyarat.
John Allen Muhammad adalah seorang pembunuh dihukum bersama dengan teman lamanya, Lee Boyd Malvo, mereka melakukan serangan Beltway sniper pada Oktober 2002, menewaskan sedikitnya 10 orang. Kemudian Muhammad dan Malvo ditangkap dengan tuduhan serangan berencana pada tanggal 24 Oktober 2002. Media memberitakan bahwa tindakan kedua orang ini adalah sebuah tindakan psikopati disebabkan karena tindakan mereka termasuk kedalam pembunuh berantai.

Setelah menyelesaikan serangkain persidangan di Maryland, Muhammad diancam hukuman mati atas ancamaan itu ia pun tidak melakukan banding. Muhammad dieksekusi dengan suntikan mati pada tanggal 10 November 2009, di Greensville Correctional Pusat dekat Jarratt, Virginia, dan dinyatakan meninggal. Muhammad pun tidak meninggalkan pesan-pesan terakhir apapun.

Penembakan Copley Township
Michael E. Hance, 51 tahun, membunuh pacarnya dan enam keluarga pacarnya di Copley Township, Summit County, Ohio. Dia melakukan pembunuhan itu menggunakan dua pistol. The Copley Township adalah penembakan yang dilakukan oleh Michael E. Hance, 51, di Copley Township, Summit County, Ohio pada tanggal 7 Agustus 2011. Tujuh orang tewas ditembak sebelum pria bersenjata itu ditembak oleh polisi.
Dengan menggunakan dua pistol, termasuk senjata jenis Hi-Point 0,45 ACP, yang dibelinya dari sebuah toko gadai lima hari sebelumnya, 357 peluru enam senjata revolver juga ia beli dari lokasi yang sama pada tahun 2005, Hance menembak pacarnya, Rebecca K. Dieter, 49, pukul 11 ​​pagi sebelum menembak tujuh orang lainnya dan dieter adalah satu-satunya korban yang selamat. Hance diduga menembak Autumn Johnson (16), kakek-neneknya, Russell Johnson, (67), Gudrun Johnson (64). Craig Dieter, (51), adik Rebecca dan Amelia Shambaugh (16). Hance kemudian melarikan diri dan masuk ke dalam rumah yang kemudian dikepung oleh polisi yang datang kelokasi tersebut Hance ditembak oleh polisi dan meninggal ditempat persembunyiannya.

Penembakan Umpqua Community College
Setidaknya 10 orang tewas dan 20-an luka-luka dalam penembakan massal di Umpqua Community College di Oregon, Amerika Serikat pada Kamis, 1 Oktober 2015. Insiden ini terjadi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat.
Kepolisian setempat menyatakan pelaku penembakan brutal itu hanya satu orang. “Sekarang sudah dilumpuhkan. Tak ada lagi ancaman bagi masyarakat,” demikian pernyataan Kepolisian Oregon seperti dikutip oleh USA TODAY. Laman USA TODAY menyebutkan jumlah korban meninggal mencapai 13 orang. Adapun versi CNN korban tewas sebanyak 10 orang. Penembakan itu terjadi di sebuah kelas yang berisi sekitar 50 mahasiswa.

Menurut polisi yang bertugas, John Hanlin, pelakunya pemuda berusia 20 tahun, telah tewas diterjang peluru setelah sebelumnya terjadi baku tembak dengan petugas. Peristiwa itu membuat kepanikan luar biasa di kampus itu. Sara Mattison, seorang reporter untuk televisi KVAL, mengatakan dia melihat seorang mahasiswi berlumuran darah yang dimasukan ke mobil untuk di bawa ke rumah sakit. Korban-korban luka yang lain juga kini sedang dirawat di rumah sakit.

Penembakan Batman The Dark Knight Rises
Penembakan brutal pada pemutaran perdana film Batman The Dark Knight Rises di Colorado pada 20 Juli 2012, yang menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 70 orang menambah deretan sejarah penembakan masal paling brutal dalam sejarah Amerika Serikat.
Pelaku penembakan di bioskop di Aurora Colorado, James Holmes, diduga mengirimkan pesan mengenai peristiwa itu ke universitasnya, seperti dilaporkan oleh media AS. Universitas Colorado di Denver mengkonfirmasi telah menerima paket yang mencurigakan pada Senin, yang diberikan kepada otoritas, tetapi mereka tidak mengidentifikasikan pengirimnya. Media AS melaporkan terdakwa, yang merupakan mahasiswa ilmu syaraf yang drop out, James Holmes, mengirimkan tulisan disertai foto orang-orang yang menjadi target. Laporan itu dimuat di media AS, bersamaan dengan upacara pemakaman 12 korban.

Gordon Cowden, 51 tahun, merupakan orang tertua yang terbunuh. Anak remajanya berada di bioskop juga mengalami luka-luka. sementara James Holmes, 24 tahun, telah ditahan sebagai pelaku penembakan, yang terjadi saat pemutaran perdana film Batman di Aurora, dekat Denver. menurut Fox News, mengutip sumber dari kepolisian yang tak disebutkan namanya, melaporkan bahwa tersangka disebutkan mengirimkan sebuah buku catatan yang berisi rincian peristiwa penembakan kepada seorang psikiater di universitas. Menurut jaringan media itu, buku catatan itu berisi "rincian lengkap mengenai bagaimana dia akan membunuh orang yang sudah menjadi target, termasuk tindakan yang akan tersangka lakukan dalam pembunuhan tersebut. Sementara media lain yang juga mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa Holmes mengirimkan sebuah paket ke universitas yang berisi tulisan mengenai penembakan orang.

Tetapi universitas tersebut menyatakan hal yang berlawanan dengan laporan media, bahwa paket itu memang benar dikirimkan sebelum pembunuhan terjadi, namun bungkusan itu belum dibuka sampai beberapa hari. Pejabat di universitas, Anschutz Medical Campus mengatakan telah menerima sebuah paket yang mencurigakan pada Senin, dan segera diselidiki dan diberikan kepada otoritas beberapa jam setelah diterima. pihak FBI pun menolak untuk berkomentar mengenai laporan tersebut. Tersangka yang merupakan mahasiswa program doktoral ilmu syaraf menurut beberapa sumber dia meninggalkan kuliahnya pada bulan lalu. Para korban luka masih dirawat di sejumlah rumah sakit, dan beberapa dalam kondisi kritis. Rumah sakit di wilayah Denver yang menangani korban luka, mengatakan mereka akan membebaskan tagihan medis dalam kasus tersebut, bagi korban yang tidak memiliki asuransi kesehatan dan menghabiskan biaya perawatan yang cukup besar.

Penembakan Universitas Kristen Korea
Seorang pria melakukan penembakan di Universitas Kristen Korea di Oakland, California. Tujuh orang tewas dan tiga lainnya terluka dalam insiden penembakan ini, California pada hari Senin (2/4/2012) waktu setempat.
Polisi setempat mengatakan bahwa sepuluh orang tertembak dalam serangan yang terjadi sekitar pukul 10.30 pagi waktu setempat di Universitas Oikos di Oakland. Pelaku penembakan tersebut ditangkap beberapa jam kemudian di sebuah pusat perbelanjaan sekitar 4,8 km dari sekolah. Tetapi polisi tidak mengungkapkan jika tersangka adalah seorang mahasiswa sekolah Oikos. Pelaku adalah seorang pria Korea berusia 40 tahunan. Demikian seperti dikutip Xinhua, Selasa (3/4/2012).

Pendeta Kim Jong, yang mendirikan sekolah tersebut sekitar 10 tahun lalu, mengatakan kepada koran lokal Oakland Tribune bahwa penembak sebelumnya menjadi mahasiswa keperawatan di Oikos tetapi sekarang sudah tidak lagi terdaftar. Dia tidak tahu apakah penembak telah dikeluarkan atau keluar dropout. seorang saksi Kim mengatakan bahwa ia tidak melihat penembakan tapi mendengar sekitar 30 rentetan suara tembakan. Menurut kabar yang dikeluarkan secara resmi oleh situs dari Oikos University, sekolah Oikos adalah sekolah Kristen yang menawarkan beberapa kelas seperti studi agama, keperawatan dan musik dengan penekanan bagi siswa keturunan Korea. 

Penembakan Alabama
Pembantaian Jenewa yang terjadi di Jenewa dan Samson, Alabama, menyebabkan 11 orang tewas. Pelaku diketahui bernama Michael McLendon Kenneth, 28 tahun, juga terbunuh dalam kejadian ini. Korban yang tewas adalah anggota keluarganya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 10 Maret 2009, berlangsung setidaknya di dua tempat, Jenewa dan Samson di Jenewa County, Alabama, dan mengakibatkan kematian 11 orang, termasuk pelaku pria bersenjata berusia 28 tahun, Michael Kenneth McLendon.

Penembakan Nebraska
Robert A. Hawkins, 19 tahun, melakukan tembakan berutal didekat pertokoan Maur Von di Mall Westroads di Omaha, Nebraska, dan mengakibatkan 8 orang tewas dan tujuh orang luka-luka. Setelah melakukan penembakan, Hawkins bunuh diri. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan penembakan Mall Westroads.
Video CCTV di Westroads Mall menunjukkan bahwa Robert Hawkins memasuki pintu masuk utama dari Von Maur department store Rabu sore, kemudian ia melihat sekeliling sekitarnya sebelum memasuki toko itu lagi enam menit kemudian dengan membawa senapan. "Pelaku menyembunyikan senapannya dalam kaus berkerudung," kata Kepala Polisi Thomas Warren dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan televisi. Hawkins kemudian masuk ke dalam lift menuju ke lantai tiga toko, dan setelah keluar lift, ia mulai melakukan tembakkan berutal.

Beberapa menit kemudian peristiwa mengerikan terjadi delapan orang meninggal dalam waktu singkat dan kerumunan pembeli yang sedang berbelanja pun panik berhamburan. Hawkins kemudian menembak dirinya sendiri. Walikota Omaha, Mike Fahey pun mengecam tindakan Hawkins sebagai seorang pengecut dengan melakukan penembakan brutal kepada orang-orang tidak bersalah yang sedang berbelanja dan menikmati liburannya sehingga mengakibatkan 8 orang meninggal. Delapan korban teridentifikasi lima perempuan dan tiga laki-laki, berusia antara 24 sampai 66 tahun dimana enam korban adalah karyawan toko dan dua orang pelanggan.



Penembakan Minnesota
Jeffrey Weise, murid berumur 16 tahun, membunuh kakek dan kekasih kakeknya di rumahnya. Kemudian dia membunuh lima teman sekolahnya, guru, dan seorang penjaga keamanan di Universitas Red Lake di Red Lake, Minnesota. Setelah itu, dia bunuh diri. Selain itu tujuh teman sekolahnya juga mengalami luka-luka.
Red Lake adalah pembantaian sekolah yang berlangsung pada Senin, 21 Maret, 2005 di mana Jeffrey Weise, murid sekolah di Red Lake High School di Red Lake, menewaskan tujuh orang termasuk guru dan penjaga keamanan. Siswa lain diyakini terlibat dalam perencanaan tindakan itu kemudian ditangkap satu minggu setelah peristiwa penembakan. Dia didakwa dengan konspirasi untuk melakukan pembunuhan dengan barang bukti pesan email yang ia kirim ke Jeff Weise dengan isi email rencana pembantaian Red Lake High School. Tuduhan pembunuhan berencana akhirnya dijatuhkan padanya, dan kemudian ia mengaku bersalah atas serangkaian pesan ancaman melalui Internet.

Penembakan Ohio
Nathan Gale menembak gitaris Pantera, Darrell Abbott, tiga kali tepat di kepala saat dia tampil dalam pertunjukan. Setelah menembak Abbott, ia menembak kepala petugas keamanan, penggemar, dan anggota band lain. Total korban empat orang tewas dan tujuh luka-luka.
Dimebag Darrell, gitaris Damageplan dan Pantera, tewas dalam penembakan tersebut dimana ia sedang melakukan pertunjukan di sebuah klub malam. Selain Darrell korban lainya adalah Nathan Gale 25 tahun dari Marysville, Ohio. Damageplan pengawal Jeff Thompson 40, fan Nathan Bray 23, dan Erin Halk 29, yang bekerja di klub. Gale juga melukai tiga orang. Salah satu korba Damageplan baru saja memulai lagu pertama mereka di depan sekitar 250 penggemarnya di Alrosa Villa ketika pelaku melompat ke atas panggung dan membuat komentar tentang Pantera, dan mulai menembak dari jarak dekat ke tubuh Darrell, pelaku menembak Darrell beberapa kali sebelum melakukan tembakan ke arah kerumunan penonton.

Beberapa saat kemudian seorang petugas patroli terdekat, James Niggemeyer, mendapat laporan sedang terjadi penembakan, diketahui pelaku menyelinap ke dalam klub melalui pintu belakang, menurut petugas Brent Mull. Setelah masuk, Niggemeyer, sang tersangka diketahui membawa senjata dipunggungnya dan kemudian ia mengincar salah satu korban yaitu Gale dan kemudian mendekati sandera dan merangkul lehernya. "Petugas sudah mengarahkan tembakan kearah tersangka tetapi tersangka kemudian berusaha melarikan diri sebelum berusaha menembak korban," kata kata Mull pada saat konferensi pers. "Tersangka mengancam sandera dalam situasi genting dan beberapa kali mengeluarkan tembakan keatas dan seolah-olah akan menghabisi korban"

Tapi korban kemudian berontak dan petugas mampu membunuh penembak dengan senapan ledakan tunggal dan korban berhasil melarikan diri walaupun terluka. Polisi mengatakan Gale, memliki ciri-ciri tinggi 6 kaki 3 inci dan berat 225 pound, menggunakan senjata jenis Beretta 9 mm pistol semi-otomatis. Polisi belum mengkonfirmasi nama-nama dari tiga korban yang terluka, tetapi manajer klub mengatakan kepada Dispatch bahwa salah satu dari mereka adalah seorang penjaga keamanan yang mencoba untuk merebut pistol penyerang. Damageplan reps mengatakan dua lainnya terluka adalah manajer tur Chris Paluska, yang dalam kondisi kritis tapi stabil, dan drumer John "Kat" Brooks.

"Jika petugas tidak cepat bertindak ketika kejadian itu, mungkin kita akan melihat lebih banyak korban yang meninggal, karena tersangka terus melakukan tembakan ke arah kerumunan," kata Mull. polisi kemudian mengamankan lebih dari 200 pengunjung ke dalam tiga bus kota dan kemudian menginterogasi mereka sebagai saksi kejadian. "Orang-orang yang berada di dalam dan menyaksikan kejadian ini berlari berhamburan menyelamatkan diri mereka masing-maisng," kata Mull. Dalam rekaman 911 yang dirilis ada seorang penelepon yang memberitahu operator, "kalau Ada penembakan dengan mengarahkan tembakan ke arah grup band yang sedang manggung " dan disekitarnya terdengar suara panik kata operator 911," Kita harus keluar, kita harus keluar. Saya tidak bisa, saya tidak bisa keluar. "

Polisi kemudian menyelidiki dan mewawancarai teman-teman dan kerabat tersangka penembak, untuk menggali informasi motif dari penembakan tersebut. Seorang saksi mata, penjual makanan 37 tahun Medhat Mokhtar, mengatakan kepada MTV News bahwa ia melihat Gale sudah lama berada diarea kejadian mengamati sekitar lokasi di luar klub sebelum peristiwa ini terjadi. Gale berada didekat keranjang makanan dan kemudian masuk klub sesaat sebelum kejadian. Tak lama kemudian, Mokhtar melihat penonton konser berhamburan melarikan diri dari dalam klub dan berteriak, dan kemudian salah seorang masuk menuju ke dalam untuk melihat peristiwa tersebut. Ia mengatakan kemudian ia melihat dimana banyak orang berkumpul di sekitar Darrell terluka. "Saya mencoba untuk menyuruh mereka keluar, tapi para fans terus mengerubunginya. Mereka mencoba untuk memberikan pertolongan padanya, " kata Mokhtar.

Penembakan Columbine
Dua murid senior Eric Harris, 18 tahun, dan Dyland Klebold, 17 tahun, menembaki sekolah Menengah Columbine yang berada di pinggiran Kota Denver, sekitar 15 kilometer sebelah barat Aurora. Kejadian ini menewaskan 12 teman sekelasnya, seorang guru, serta 26 siswa lain luka-luka. Setelah melakukan penembakan itu, keduanya bunuh diri di perpustakaan sekolah.

Eric David Harris dan Dylan Klebold Bennet adalah dua siswa SMU Amerika yang melakukan pembantaian di Columbine High School. Pasangan ini menewaskan 13 orang dan melukai 24 lainnya, tiga di antaranya terluka karena mereka berusaha melarikan diri dari serangan. Kedua tersangka kemudian bunuh diri di perpustakaan, di mana mereka telah membunuh 10 korban mereka. Eric David Harris lahir di Wichita, Kansas. Harris diketahui lahir dari keluarga yang sering berpindah-pindah, ayah Harris adalah seorang pilot Angkatan Udara AS. Ibunya, Katherine Ann Poole, adalah ibu rumah tangga. Keluarganya pindah dari Plattsburgh, New York ke Littleton, Colorado, pada bulan Juli 1993, ketika Wayne Harris pensiun dari dinas militer.

Harris dan keluarga tinggal di apartemen sewaan untuk tiga tahun pertama mereka tinggal di daerah Littleton. Selama disini, Eric bertemu Dylan Klebold. Pada tahun 1996, keluarga Harris membeli rumah diselatan Columbine High School. Kakak Eric, Kevin, kuliah di University of Colorado Boulder. Dylan Bennet Klebold lahir di Lakewood, Colorado, Orang tuanya adalah seorang yang taat menjalankan ibadah dengan menghadiri peribadatan di gereja, keluarganya juga biasa melakukan ritual sesuai dengan keyakinan orang Yahudi. Di Columbine High, Harris dan Klebold diketahui aktif dalam drama sekolah kemudian ia dipercaya menjadi asisten komputer dan menjaga server komputer sekolah.

Sebelum terjadi penembakan, Harris dan Klebold diketahui sebagai korban bullying teman-teman sekolahnya. Harris dan Klebold awalnya dilaporkan menjadi anggota kelompok yang menyebut diri mereka "jas hujan Mafia", meskipun sebenarnya mereka tidak memiliki hubungan kusus dengan kelompok itu, dan tidak muncul dalam kelompok foto dari jas hujan Mafia di 1998 Columbine dalam buku tahunan. ayah Harris menyatakan bahwa anaknya adalah "anggota dari apa yang mereka sebut jas hujan Mafia".

Tuesday, 3 November 2015

Para Bajak Laut Legendaris di Dunia Nyata

Kalian pasti pernah menonton film Pirates of the Caribbean kan? Nah, film yang dibintangi oleh Johnny Depp itu menceritakan tentang petualangan dan kehidupan bajak laut yang dulunya memang pernah ada dan pernah terjadi di dunia nyata. Berbagai karakter muncul di film tersebut, namun tahukah kamu bahwa banyak tokoh-tokoh karakter di dalam film tersebut yang merupakan tokoh-tokoh bajak laut legendaris asli yang pernah eksis di zaman dahulu.

Seperti yang kita tahu bahwa kehidupan bajak laut ternyata bukan hanya dongeng saja. Hal itu memang benar terjadi berabad-abad yang lalu, tepatnya pada zaman keemasan bajak laut. Yang paling khas dari bajak laut adalah bendera kebesaran dengan lambang tengkorak dan dua tulang yang menyilang yang disebut “Jolly Roger”. Simbol bendera bajak laut tersebut ternyata dipelopori oleh salah satu bajak laut terkenal, Calico Jack.


Berikut beberapa bajak laut terkenal sepanjang sejarah:

1. Sir Francis Drake
Francis Drake merupakan bajak laut dari Inggris yang secara rahasia ditugaskan oleh Ratu Elizabeth I untuk menyerang kapal-kapal Spanyol yang menjadi musuh mereka di perairan Karibia. Tidak hanya itu, Drake juga memusnahkan pemukiman dan pelabuhan-pelabuhan Spanyol. Hal itu menjadikannya kriminal yang paling dicari dengan nilai buronan tinggi. Drake mengelilingi dunia antara tahun 1577 hingga 1580.

2. Henry Morgan
Henry Morgan lahir di Wales pada tahun 1635. Sebelum menjadi bajak laut, Henry Morgan adalah seorang admiral dan privateer. Privateer adalah seseorang atau sebuah kapal yang diotorisasi oleh suatu pemerintah untuk menyerang kapal asing selama perang. Henry terkenal karena menyerang koloni Spanyol yang kaya akan emas di Panama City. Ia juga dikenal sebagai salah satu dari beberapa bajak laut yang pernah pensiun dari kegiatan membajaknya. Henry meninggal pada tahun 1688, tepat pada saat masa keemasan bajak laut mulai hilang.

3. Benjamin Hornigold
Hornigold adalah bajak laut dari Inggris yang mengawali karir membajaknya dari tahun 1715 sampai 1718. Ia terkenal sebagai kapten yang memimpin teror di perairan Karibia dengan New Providence sebagai bentengnya. Hornigold menyita sebuah kapal yang berisi budak di lepas pantai St Vincent di Hindia Barat. Tak lama setelah itu Hornigold memutuskan untuk pensiun. Ia tewas ketika kapalnya rusak selama badai pada tahun 1719.

4. Edward Teach
Edward Teach atau yang lebih dikenal sebagai Blackbeard adalah bajak laut dari Inggris. Julukan “Blackbeard” diberikan karena ia terkenal akan janggutnya yang hitam, lebat dan panjang. Teach mengawali karirnya sebagai kru bajak laut Benjamin Hornigold pada tahun 1716. Ia dianggap berprestasi setelah menyerang kapal-kapal di New Providence Karibia, hingga akhirnya diberi sebuah kapal. Kapal kebanggaannya bernama Queen Anne’s Revenge, atau dalam Bahasa Indonesia berarti “Pembalasan Ratu Anne”. Segera setelah berpisah dengan Hornigold, Teach membentuk aliansi bajak laut dan memblokade pelabuhan Charleston di South Carolina. Teach mencoba untuk pensiun setelah menerima pengampunan dari Gubernur Virginia, Alexander Spotswood. Ia menjual harta rampasannya, menelantarkan awak-awak kapalanya dan bergabung dengan koloni Amerika. Tidak berhenti disitu, ia kembali menjadi bajak laut.Akkhirnya Spotswood mengutus Letnan Robert Maynard untuk menangkap atau membunuh Teach. Terjadilah pertempuran antara bajak laut dan angkatan laut.Setelah kehilangan kapalnya, ia kekurangan senjata dan awak kapal. Teach tewas setelah ia menerima lebih dari 20 luka tembakan dan pedang yang ditemukan di sekujur tubuhnya. Maynard meletakkan kepala Teach di haluan kapal sebagai peringatan kepada bajak laut lainnya.

5. William “Captain” Kidd
Pada awalnya Kidd adalah seorang privateer yang dipekerjakan oleh pemerintah Inggris dan dibekali dengan kapal yang bernama Adventure Galley. Kemudian akhirnya ia menjadi bajak laut. Kidd pernah merampas sebuah kapal berisi penuh harta karun yang bernama Quedagh Merchant. Pada suatu waktu Kidd diperintahkan oleh Gubernur New York dan Massachusetts untuk memburu para bajak laut. Tak lama setelah ia memulai misinya, sepertiga krunya menderita penyakit kolera. Kapalnya juga mengalami kebocoran parah. Dan usaha untuk menyerang kapal musuh pun gagal. Yang lebih buruk, Kidd bahkan tidak menemukan satu bajak laut pun. Pada Januari 1698, Kidd menyerang sebuah kapal milik British EIC (East India Company) yang mengangkut emas, perak, sutera dan barang-barang berharga lainnya. Setelah menyerang kapal tersebut, entah bagaimana mulai tersebar cerita tentang dimana Kidd menyembunyikan harta rampasan itu. Saat Kidd melabuhkan kapalnya di New York City, ternyata ia sudah dinyatakan sebagai bajak laut. Kidd ditahan di Boston setelah dengan sengaja ia pergi ke sana dengan harapan mendapatkan pengampunan atas kejahatannya.Ia didakwa satu pembunuhan dan lima pembajakan, dan divonis hukuman gantung pada 23 Mei 1701.

6. Bartholomew Roberts
Bartholomew Roberts atau yang lebih dikenal dengan Black Bart, lahir pada 17 Mei 1682 dengan nama John Roberts, adalah bajak laut dari Welsh yang menyerang kapal-kapal dari Amerika dan Afrika Barat antara tahun 1719 hingga 1722. Ia disebut-sebut sebagai bajak laut paling sukses di era keemasan bajak laut (Golden Age of Piracy). Black Bart menangkap kapal lebih banyak dari beberapa bajak laut yang terbaik di masanya. Ia menangkap kapal lebih banyak dari yang pernah ditangkap Blackbeard dan William Kidd. Diperkirakan lebih dari 470 kapal yang ia tangkap. Bartholomew Roberts terkenal karena tak memiliki rasa takut. Seringkali ia menyerang kapal yang lebih besar dari kapalnya sendiri. Bahkan saat angkatan laut mulai mengguncang akhir masa keemasan bajak laut, Roberts masih tak terkalahkan. Roberts juga dikenal sebagai bajak laut yang kejam. Pernah pada suatu waktu ketika seorang kapten dari sebuah kapal budak menolak untuk membayar tebusan, Roberts membakar kapal itu dengan semua budak masih berada di dalamnya. Roberts juga mempunyai kebiasaan khusus, ia dikenal suka berpakaian rapi dan relijius, dan ia tidak pernah mau melakukan penyerangan pada hari Minggu. Roberts terbunuh oleh sebuah grapeshot (sejenis meriam kapal) yang mengenainya ketika ia berdiri di dek. Setelah itu ia dikuburkan di dalam laut oleh para awak kapalnya dengan membungkusnya menggunakan layar kapal. Kematian Roberts mengejutkan dunia bajak laut dan para angkatan laut Inggris. Bahkan para pedagang lokal dan warga sipil berpikir bahwa ia adalah orang yang tak terkalahkan, dan beberapa menganggapnya sebagai seorang pahlawan.Kematian Roberts dianggap sejarah sebagai akhir dari zaman keemasan bajak laut (Golden Age of Piracy).

7. John ‘Calico Jack’ Rackham
Calico Jack adalah bajak laut dari Inggris dengan wilayah operasinya di Bahama. Ia pernah membajak sebuah kapal Jamaica bernama Kingston yang akhirnya menjadi kapal andalan mereka. Kemudian ia menaklukkan beberapa daerah di Hindia Barat dan mengambil beberapa kapal besar di daerah Bermuda. Ia dikenal sebagai pelopor bendera bajak laut Jolly Rogerdengan ciri khas gambar tengkorak dan dua tulang bersilang. Calico Jack juga dianggap sebagai inspirasi dan karakter bernama Jack Sparrow di film Pirates of the Caribbean yang memiliki sebuah kapal bernama Black Pearl. Calico Jack ditangkap di Jamaica pada tahun 1720. Ia digantung, dilapisi tar dan ditampilkan sebagai peringatan kepada bajak laut lainnya di lokasi yang sekarang disebut dengan Rackham City.

8. Anne Bonny
Anne Bonny adalah putri seorang pengacara dan pemilik perkebunan yang berasal dari Irlandia. Ia meninggalkan kehidupannya dan memulai berlayar di lautan sebagai bajak laut di awal tahun 1700-an. Anne menyamar menjadi pria agar dapat bergabung dengan Jack Rackham. Walaupun seorang wanita, Anne juga mengikuti peperangan dan melakukan kegiatan lainnya selayaknya seorang pria, sehingga ia dihormati oleh rekan-rekannya.

9. Mary Read
Mary Read adalah bajak laut wanita yang berasal dari Inggris. Pada tahun 1720 ia bergabung dengan Calico Jack dan Anne Bonny sebagai bajak laut. Pada musim gugur di tahun yang sama, Calico Jack Rackham ditangkap beserta kru-krunya, termasuk Anne Bonny dan ia sendiri. Selama masa percobaan ia dan Anne Bonny diminta memberi kesaksian untuk Jack Rackham. Jack Rackham dieksekusi, ia dan Anne mengikuti tetapi mereka berdua mengklaim bahwa mereka tengah hamil, dan akhirnya diijinkan untuk ditahan sementara sebelum eksekusi mereka. Mary Read meninggal karena komplikasi demam akibat melahirkan.Selain itu tak ada yang tahu apa yang terjadi pada Anne Bonny selanjutnya, sebab ia berhasil melarikan diri dari eksekusinya. Versi lain menyebutkan bahwa Mary Read memanipulasi kematiannya dan dibawa keluar dari penjara dengan dibungkus kain yang menyelubungi tubuhnya, dan ia berhasil melarikan diri bersama Anne Bonny ke Lousiana dimana mereka membawa anak-anak serta teman-teman terbaiknya sampai akhir hidup mereka.

10. Olivier Levasseur
Olivier Levasseur dikenal juga dengan nama La Buse atau The Buzzard.Pada awalnya ia adalah seorang perwira angkatan laut setelah menerima pendidikan militer. Setelah perang Spanyol (antara tahun 1701 hingga 1714) berakhir, ia diperintahkan untuk pulang ke rumahnya dengan kapalnya. Tetapi ia malah bergabung dengan bajak laut Benjamin Hornigold. La Buse membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang baik di atas kapal meskipun ia memiliki bekas luka di satu mata yang membatasi penglihatannya. Pada tahun 1720 salah satu matanya menjadi benar-benar buta sehingga ia mulai mengenakan penutup mata, dimana pada masa mendatang timbul dugaan bahwa bajak laut diidentikkan menggunakan penutup mata untuk menutupi sebelah matanya. Puncak kejayaannya adalah ketika ia merampas kapal milik Portugis yang bernama Galeon Nostra Senhora do Cabo yang memuat barang-barang berharga.Ketika harta rampasan dibagi, masing-masing kru bajak laut mendapatkan kurang lebih £ 50.000 guinea emas dan 42 berlian. Kemudia La Buse membagi emas, perak dan benda-benda lainnya yang masih tersisa, sedangkan ia sendiri mengambil salib emas.

11. Stede Bonnet
Pada awalnya Stede Bonnet adalah seorang yang berpendidikan dan pemilik lahan kaya. Di umurnya yang paruh baya ia menjadi bajak laut dengan mengesampingkan kekurangan pengalamannya dalam berlayar. Bonnet dikenal sebagai bajak laut yang kurang berkompeten. Walaupun seperti itu ia memiliki hubungan baik dengan Blackbeard. Tetapi hal tersebut tak berlangsung lama hingga Blackbeard akhirnya menyadari bahwa Bonnet tidak becus dan mengambil alih kapalnya yang bernama Revenge. Setahun lebih sedikit setelah Bonnet memutuskan untuk menjadi bajak laut, pada tahun 1718 ia ditangkap dan dieksekusi.

12. Charles Vane
Tidak banyak catatan mengenai Charles Vane, tetapi yang pasti ia memulai karirnya sebagai kru dari bajak laut Benjamin Hornigold pada tahun 1716. Ia hampir terlalu mudah ditangkap karena kapalnya karam dan melakukan perlawanan terbuka terhadap Gubernur Bermuda.

13. Henry Avery
Sebelum menjadi bajak laut Henry Avery bertugas di Royal Navyon Ruppert HMS selama sekitar empat bulan.Ia bergabung dengan kapten HMS Albermarle, Francis Wheeler pada tahun 1698. Kemudian di tahun 1693 ia bergabung menjadi anggota awak Charles II. Di tahun 1694 ia berhasil mengambil alih kapal dan segera memperoleh kekayaan serta kesuksesan sebagai bajak laut. Selama karirnya, Henry digambarkan sebagai penjahat terkenal semacam Robin Hood sehingga menginspirasi orang lain termasuk William Kidd untuk menjadi bajak laut.

14. Edward England
Edward England berasal dari Irlandia.Ia memulai karirnya sebagai bajak laut ketika kapalnya diambil alih oleh kapten bajak laut Christopher Winter pada saat perjalanan ke Providence di Jamaica.Ia meneror perairan Afrika setelah diusir dari Karibia oleh angkatan laut Inggris pada tahun 1718. Pada tahun 1720 Edward England bergabung dengan Olivier Levasseur (La Buse). Edward meninggal di akhir tahun yang sama setelah terdampar di teluk Madagascar dan bertahan sementara waktu dengan mengemis untuk mendapatkan makanan.

15. Howell Davis
Howell Davis menjadi bajak laut ketika budak kapalnya yang bernama Cadogan ditangkap oleh Edward England. Dari pada dibunuh, ia dan beberapa rekannya memutuskan untuk menjadi bajak laut. Howell dikenal sebagai seorang yang ahli dalam hal penipuan.Pada suatu waktu di tahun 1719 ketika ia berpura-pura sebagai privater, ia diundang ke benteng untuk minum anggur. Dalam perjalanan, ia ditembak mati.

16. Samuel Bellamy
Meskipun mati di usia muda pada umur 28 tahun, Bellamy berhasil membuat namanya terkenal di Dunia Baru (Benua Amerika) setelah membajak beberapa kapal dengan berani, termasuk kapal Gally Whydah yang berisi budak dan harta seperti emas, perak dan perhiasan lainnya. Kemudian Bellamy membuat Gally Whydah sebagai kapal utamanya pada tahun 1717, tetapi karam karena terkena badai di tahun yang sama.

17. Barbarossa Bersaudara
Aruj dan Hayreddin adalah dua orang bajak laut bersaudara asal Turki yang menguasai laut Mediterania dan diberi gelar Barbarossa oleh orang-orang Eropa. Barbarossa berarti si janggut merah. Pada awalanya, Aruj hanyalah seorang pelaut yang biasa berlayar di wilayah perairan Yunani dan Turki. Suatu hari kapalnya diserang oleh kapal militer St John of Jerussalem atau biasa disebut sebagai Knight of Rhodes. Kejadian ini membuat adik bungsunya terbunuh. Sejak saat itu Aruj dan Hayreddin melakukan aksi bajak laut kepada semua kapal-kapal militer Eropa. Di abad ke-16, dengan menggunakan Afrika Utara sebagai markasnya, Barbarossa bersaudara menyerang beberapa kota-kota di pesisir yang menentangnya, dan mereka menjadi orang yang paling berpengaruh di daerah tersebut.

18. Ching Shih
Masa keemasan bajak laut juga terjadi di perairan lepas pantai China. Pada tahun 1801, Ching Shih ditangkap oleh bajak laut di sebuah rumah bordil di Kanton.Ia meroket sebagai bajak laut dan berhasil menjadi salah satu kapten perempuan yang disegani, dan bahkan mengomandani ratusan armada kapal bajak laut.

19. Jean Laffite
Jean Laffite mungkin adalah bajak laut yang baik, dibilang begitu karena di satu sisi ia menghindari kapal Amerika selama karirnya sebagai bajak laut.Ia lebih banyak menangkap kapal Inggris dan Spanyol yang memasuki Teluk Meksiko. Ia juga sukses membela kota New Orleans pada perang tahun 1812 bersama Andrew Jackson. Disisi lain, ia adalah penyelundup dan bajak laut yang mencuri sedikit saja selama karirnya.Tetapi ia juga memperlakukan tawanannya dengan baik. Meskipun reputasinya diperdebatkan, harta karun Laffite tak diragukan lagi terkubur di sepanjang Lousiana yang mulai dicari orang 200 tahun setelah kematiannya.

20. Francois L’Ollonais
Lahir dengan nama asli Jean-David Neu, Francois terkenal secara khusus karena perlakuannya terhadap para tawanannya. Dalam sebuah kesempatan saat ia menaklukkan Maracaibo di Venezuela, ia mencabut jantung salah satu tawanan dari Spanyol dan memakannya di hadapan tawanan lain untuk meyakinkan mereka bahwa ia bisa membunuh mereka jika tidak mendapatkan informasi yang ia inginkan. Ironisnya, beberapa bulan setelah insiden tersebut, kapalnya karam di lepas pantai kepulauan Las Petras, dimana ia kemudian dibunuh dan kemungkinan dimakan oleh suku pedalaman.

4 Keluarga Algojo Turun-temurun di Dunia

pavan and his father danik bhaskar
Algojo adalah orang yang memiliki tanggung jawab langsung untuk menjalankan hukuman mati atas seorang terdakwa. Dalam bahasa Indonesia, kata algojo berasal dari bahasa Portugis, algoz. Banyak algojo yang dilakukan secara profesional, yang mengkhususkan diri di bidang tertentu, karena eksekusinya jarang terjadi. Istilah algojo juga meluas pada pelaksana Hukuman berat yang tidak ditujukan untuk membunuh, namun dapat mengakibatkan kematian.

Namun, tahukah kalian bahwa diluar sana ada banyak sekali orang-orang yang menjadi algojo dikarenakan pekerjaan tersebut sudah menjadi pekerjaan yang "normal" dalam keluarganya sendiri, dalam artian, pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang telah diturunkan secara turun-temurun dari nenek moyangnya. Berikut ini kami rangkum beberapa keluarga algojo diseluruh dunia:

1. Keluarga Sabir Masih (Pakistan)
"Menggantung orang adalah profesi yang telah mendarah daging di dalam keluargaku," itulah beberapa kutipan yang diungkapkan oleh Sabir Masih, seorang algojo yang berasal dari Pakistan. Pekerjaan tersebut telah ia jalani sejak tahun 2007. Menurut pengakuannya, ia yakin bahwa sepanjang hidupnya, ia telah mengeksekusi lebih dari 200 orang. Hal tersebut diungkapkannya dengan bangga dan tanpa ada rasa penyesalan dari dirinya. Sabir menuturkan, bahwa satu-satunya hal yang paling ia takutkan adalah tali yang digunakan putus sewaktu proses eksekusi dilakukan.

Pekerjaan tersebut telah diturunkan secara turun-temurun oleh keluarganya sejak zaman East India Company. Bahkan beberapa nenek moyang Sabir pernah mengeksekusi mati beberapa tokoh terkenal seperti Perdana Menteri Pakistan terpilih pertama, Zulfikar Ali Bhutto pada tahun 1979.

2. Keluarga Albert Pierrepoint (Inggris)
Albert Pierrepoint lahir pada tahun 1900 di Clayton, Inggris. Sebagai anak pertama ia dipengaruhi oleh pekerjaan ayahnya, yaitu seorang algojo. Pierrepoint melakukan eksekusi pertamanya pada tanggal 17 Oktober 1941. Selanjutnya selama Perang Dunia II, Albert Pierrepoint diperkirakan telah mengeksekusi lebih dari 400 orang dan kebanyakan merupakan tahanan Nazi.

Malam sebelum eksekusi, biasanya Pierrepoint akan mengunjungi si korban yang akan di eksekusi. Si korban tersebut tidak mengetahui bahwa Pierrepoint adalah algojonya. Tujuan dari kunjungannya tersebut tidak lain adalah untuk memperkirakan ukuran tinggi korban tersebut. Setelah kunjungan tersebut, Pierrepoint akan menggunakan informasi yang telah ia dapatkan sebelumnya untuk memutuskan tali macam apa yang akan digunakan dalam proses eksekusi.

Dia sendiri sangat berhati-hati dalam melakukan eksekusi dan selalu memastikan bahwa pintu jebakan di bawah korban eksekusi akan terbuka sebagaimana mestinya, hingga si korban benar-benar meninggal dunia.

3. Keluarga Pavan Jallad (India)
Semasa kecilnya, Pavan Jallad telah rutin dibawa oleh kakeknya untuk mengunjungi penjara. Disana, dia telah diajarkan beberapa tips dasar melakukan pekerjaan kakeknya sebagai seorang algojo. Pavan Jallad bersama keluarganya tinggal di sebuah daerah kecil bernama Meerut. Sekali melakukan eksekusi, Pavan Jallad mengaku diberi upah sebesar 3000 rupe oleh pemerintah India.

Dia mengaku bahwa menggantung orang bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun meskipun begitu, ia tidak merasa ragu dengan pekerjaannya tersebut karena ia yakin bahwa Tuhan telah memilihnya untuk mengeksekusi si korban sebagai hukuman yang telah diberikan oleh Tuhan kepadanya (korban). Maka dari itu, tidak heran bila beberapa saat sebelum eksekusi, dia selalu meluangkan waktu untuk berdoa terlebih dahulu.

Kakeknya, Kallu Jallad pernah mengeksekusi terdakwa kasus pembunuhan Indira Gandhi yang merupakan seorang politikus terkenal di India. Maka dari itu, setiap Pavan mendapatkan perintah untuk mengeksekusi mati seseorang, dia selalu ingat kepada kakeknya. Meskipun pekerjaan ini telah menjadi pekerjaan turun-temurun dikeluarganya, Pavan sendiri tidak yakin bahwa kelak anaknya akan menjadi seorang algojo.

4. Keluarga Charles-Henri Sanson (Perancis)

Mungkin diantara seluruh algojo didunia, Charles-Henri ini pantas disebut sebagai raja algojo. Charles-Henri adalah seorang algojo Kerajaan Perancis pada masa pemerintahan Raja Louis XVI, dan masa setelah revolusi Perancis. Dia telah bekerja sebagai algojo di Perancis selama lebih dari 40 tahun dan secara pribadi telah melakukan eksekusi terhadap 3000 orang, termasuk Raja Louis XVI sendiri, dan revolusioner Perancis seperti Robespierre dan Danton.

Charles sendiri berasal dari sebuah dinasti keluarga algojo namun, tampaknya dia telah melampaui semua anggota keluarganya sebagai algojo. Kakek Charles pertama kali ditunjuk sebagai algojo pada tahun 1684 oleh Raja Louis XIV, kemudian kakeknya melakukan pekerjaan tersebut hingga ia meninggal 11 tahun kemudian, lalu pekerjaan tersebut di teruskan oleh ayah Charles sampai ayahnya mengalami kelumpuhan dan akhirnya pekerjaan tersebut diteruskan oleh Charles yang pada saat itu masih berusia 15 tahun.

Dari waktu ke waktu, Charles-Henri semakin dikenal oleh banyak orang dan semakin ditakuti pula oleh para penjahat maupun para musuh kerajaan. Charles sendiri diberi julukan sebagai “The Great Sanson” karena kebengisan dan keberanian dia saat mengeksekusi mati seseorang.

Pada usia ke 18, Charles dan pamannya melakukan sebuah eksekusi mati mengerikan terhadap Robert-François Damiens yang pernah mencoba untuk membunuh Raja Louis XV menggunakan sebuah pisau. Charles-Henri menyiramkan minyak mendidih pada badan korban, setelah itu kaki dan tangan korban ditarik oleh 4 ekor kuda sehingga terpisah seluruh kaki dan tangannya. Eksekusi mati tersebut merupakan salah satu eksekusi mati paling "Legendaris" hingga saat ini. Penulis terkenal Venetian dan Casanova terkenal Giacomo Casanova, yang menyaksikan langsung eksekusi mati tersebut mengatakan "butuh keberanian yang tinggi untuk menonton pemandangan mengerikan yang berlangsung selama empat jam ini".

Meskipun sepeninggalan Charles-Henri, anak dan cucunya melanjutkan pekerjaannya sebagai algojo, namun yang orang-orang ingat hingga saat ini hanyalan nama Charles-Henri Sanson, si RAJA ALGOJO.

Keren Gan! Ternyata 7 Tempat Indah ini Beneran Ada di Bumi!

Tuhan telah menciptakan bumi dengan sangat sempurna sebagai tempat tinggal seluruh umat manusia. Tanpa Kita sadari, terdapat banyak sekali tempat-tempat indah di bumi ini yang belum terjamah oleh manusia. Adapula jika Kalian melihat tempat ini, sungguh Kalian tak akan percaya bahwa tempat ini benar-benar berada dibumi. Berikut, Saya tampilkan 7 tempat indah yang ternyata ada di bumi.
Fly Geyser Reno - Nevada
Bila Kalian tidak mengetahui apa itu Geyser, Geyser adalah sejenis mata air panas yang menyembur secara periodik mengeluarkan air panas serta uap air ke udara. Geyser yang terletak di Nevada ini tak sengaja ditemukan saat dilakukan pengeboran sumur air pada tahun 1916. Air panas yang keluar dari Geyser ini terus berlanjut hingga akhirnya membentuk bebatuan disekitarnya menjadi kerucut dan merubah warnanya menjadi sangat indah. Meskipun sangat indah, ternyata air yang terdapat didalam Geyser ini sangatlah panas. Bahkan panasnya dapat dipakai untuk merebus telur.



Danau Abraham - Kanada
Danau Abraham adalah danau buatan yang terletak di Sungai Saskatchewan, Kanada. Danau ini dibangun pada tahun 1972 dan menjadi bagian dari pembangunan Bendungan Bighors. Namun, seiring dengan waktu, danau ini berubah menjadi indah dan unik. Gelembung-gelembung air danau yang terletak disana, tampak membeku dibawah permukaan air danau. Dan ajaibnya, permukaan es tersebut berubah menjadi sebuah lantai kaca yang sangat indah. Permukaan es tersebut memiliki ketebalan rata-rata 8-9 inchi dan aman untuk di injak oleh manusia. Meskipun aman, tak semua manusia berani untuk menginjaknya.




Danau Baikal - Rusia
Danau Baikal merupakan danau yang terkenal akan kedalamannya. Apakah Kalian tahu, bahwa 20% air yang ada muka dibumi ini terdapat di Danau Baikal. Selain itu, 90% kandungan air tawar yang berada di Danau Baikal ini dapat dipakai untuk keperluan hidup seluruh orang yang berada di Rusia. Selain itu, hal yang menjadikan Danau Baikal ini semakin istimewa adalah keindahan alamnya yang apabila dilihat dari luar angkasa, danau ini akan terlihat seperti sebuah mata biru yang sedikit terbuka. Dan apabila danau yang memiliki kedalaman 1,6 kilometer ini mengering, maka dibutuhkan air dari seluruh sungai yang ada di muka bumi ini untuk mengisinya kembali.



Goðafoss - Islandia
Kalau Kalian pernah menonton dua seri film THOR, Kalian pasti akan melihat seperti apa indahnya  air terjun Goðafoss ini. Air terjun yang terletak di negara Islandia ini memiliki tinggi 12 meter serta lebar lebih dari 30 meter. Karena tempatnya yang begitu indah, orang-orang disana sampai memberi nama air terjun ini Goðafoss yang artinya air terjun Dewa Dewi.



Gua Es Apostle - Amerika Serikat
Gua danau, mungkin hal tersebut akan terdengar sedikit asing ditelinga kalian. Gua es yang terleak di Kepulauan Apostle ini merupakan gua yang berada diatas danau Superior, Wisconsin, Amerika Serikat. Uniknya, saat musim dingin datang, danau tersebut akan membeku sehingga dapat dilewati oleh banyak orang yang ingin melihat keindahan gua yang mirip dengan dunia didalam negeri dongeng ini.



Pegunungan Pelangi - China
Mungkin hal pertama yang terjadi apabila Kalian melihat Pegunungan Pelangi ini adalah mempertanyakan apakah ini asli atau palsu. Yap! Pegunungan yang terletak di Provinsi Gansu, China ini merupakan pegunungan asli yang ada di dunia ini. Bila dilihat dari dekat, nyatanya Pegunungan Pelangi ini adalah sebuah Taman Geologi Zhangye Danxia yang memiliki pencampuran warna bagaikan pelangi yang sudah terkumpul sejak 24 juta tahun lalu. Selain itu, proses erosi yang terjadi, semakin membuat pegunungan ini tampak semakin indah.



Danau Hilier - Australia Barat
Danau yang terletak di Australia bagian barat ini merupakan danau biasa yang sering Kita jumpai diseluruh pelosok dunia. Namun, yang membedakan danau ini dengan yang danau lainnya adalah warna air nya yang mencolok. Bagaimana tidak mencolok, danau yang terletak di kawasan Recherche Archipelago ini memiliki air yang berwarna pink terang. Tentu saja hal tersebut dapat menarik perhatian orang-orang yang melihatnya. Para ilmuwan percaya bahwa warna pink yang terdapat di danau ini karena disebabkan oleh bakteri. Kendati, meskipun terdapat campur tangan bakteri di dalam air danau tersebut, ternyata danau ini aman untuk dimasuki oleh manusia.




Setelah melihat tempat-tempat tadi, seharusnya Kita menjadi lebih sadar akan Keagungan Tuhan. Tuhan telah menciptakan bumi tempat tinggal Kita ini dengan sangat sempurna dan memiliki berbagai keunikan yang mungkin berada di luar nalar Kita semua. Sekian dan terima kasih.

Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/546ea9c01a997583258b456d/?ref=homelanding&med=hot_thread